28 Juli 2007

Maaf

Dalam dinginnya pagi yang menusuk sampai kedalam tulang. Perlahan kumulai bangkit dari tidurku, sesaat ku teringat padamu yang ada disana. Kau yang penuh cinta dan keteladanan. Yang mengajarkanku untuk tak pernah menyerah pada waktu, dan nasib. Begitu keras berusaha menjadikanku yang terbaik. Maafkan aku yang saat ini belum bisa mendampingimu, untuk memberikan yang terbaik bagimu. Mengharumkan namamu dan membalas semua jasamu yang tak pernah kau minta. Inginku menangis, tapi airmata takkan mambantu, hanya doa yang bisa terucapkan dari dalamnya hati ini. Betapapun sulitnya semua ini Kau yakinkan aku akan mampu melaluinya. Ya Rob, berikanlah yang terbaik untuknya. dan berikan waktu untukku memberikan yang terbaik untuknya.

Sagaranten, Sukabumi, Jawa Barat
26 Juli 2007. 05:32

3 comments:

Si Jagoan Makan mengatakan...

Ini tentang ibumu ya....*bener nggak seh

Anonim mengatakan...

Manusia tak pernah luput dari kesalahaan... Sebagai seorang anak, ada keinginan untuk membahagian orang tua.

niazor mengatakan...

Doa diiringi dengan usaha, Insya Allah berhasil..tapi jangan lupa apabila udah berhasil, jangan jadi Maling Kundang yo..

 
;